Situs Jaringan Profesional LinkedIn Terkena Serangan Bot!1 min read

Kemarin Jumat, tanggal 12 Agustus 2016, LinkedIn melaporkan kejadian itu ke pengadilan distrik California Utara. Pencuri data menggunakan serangan ‘botnet’ secara besar-besaran dan mencuri personal informasi dari member terdaftarnya.

Member LinkedIn mengisi profilnya dengan informasi secara detil tentang kehidupan profesionalnya, termasuk sejarah pekerjaan, ketrampilan, hobi, sejarah edukasi, penghargaan profesional, foto, dan informasi lainnya. Dalam periode sejak Desember 2015 hingga kemaren, seseorang atau grup yang tidak diketahui menggunakan bermacam program otomatis (dikenal sebagai istilah ‘bot’) telah mengekstrak dan mengkopi data dari halaman LinkedIn.

Belum diketahui secara pasti apakah pihak LinkedIn telah menetralisir serangan atau belum. Sebuah pernyataan dari salah satu tim LinkedIn menyatakan bahwa satu serangan penetrasi telah diselesaikan, tetapi belum jelas apakah seluruh masalah telah dinetralisir. Mereka menyatakan bahwa pihak penyerang telah “mendistribusikan” data yang tercuri kepada orang lain.

Pihak pemakai/user mengkomplain hal ini dan mengatakan bahwa LinkedIn akan mendapatkan hukuman berat karena melanggar kepercayaan konsumen lewat serangan ini.

LinkedIn mengatakan mereka memiliki lebih dari 500 juta pengguna di seluruh dunia. Pihak pengadilan tidak menyebutkan berapa jumlah data pengguna yang dicuri, hanya menyebutkan serangan telah mengenai banyak halaman dari pengguna.

Penyerang mencuri data dengan cara membuat ribuan profil palsu di situs. Mereka bersembunyi di balik ribuan alamat IP (alamat yang mewakili satu komputer) dan mereka bahkan bisa memanipulasi layanan cloud milik LinkedIn — yang digadang-gadang sebagai “whitelist” mereka alias layanan yang sangat terpercaya — dan mengizinkan pihak penyerang untuk mengirimkan request ke server LinkedIn secara langsung. Identitas penyerang belum diketahui hingga saat ini dan hanya tertulis “John Does” dalam laporannya.

Untuk para pengguna internet di Indonesia, hati-hati dalam berinternet apalagi yang sering berselancar di dunia maya dan membeli sesuatu secara online memakai kartu, tetap bersiaga dengan menginstal produk Internet Security di perangkat andalan anda dari penyedia produk keamanan terpercaya agar data terus aman dari serangan cyber.

 

 

Aditya Setiabudi Author

Once upon a time, I was a student. Now, I am an author of this website. I write about arts, culture, music, and technology reviews.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of