Logo Flash

Google Chrome Akan Memblok Flash Mulai Bulan Depan1 min read

Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa kemarin, Google mengatakan akan mulai memblok Flash dan akan lebih mengutamakan penggunaan HTML5.

Google mengatakan bahwa 90% Flash yang ada di internet saat ini berjalan di belakang layar dan umumnya digunakan untuk melakukan page analytics. Flash yang demikian, menurut Google, memperlambat dibukanya sebuah halaman web dan mulai September ini Chrome 53 akan mulai membloknya.

Pernyataan dari Google ini tidaklah mengejutkan karena sejak September tahun lalu, Chrome sudah bersiap-siap menghilangkan Flash dari internet dengan membuat sebagian konten Flash menjadi click-to-play bersamaan dengan dirilisnya Chrome 42.

Transisi dari Flash menjadi HTML5 ini direncanakan akan selesai seluruhnya pada Desember 2016 ketika Chrome 55 dirilis dan HTML5 menjadi standar yang baru bagi sebuah halaman web. Flash sendiri hanya akan bisa digunakan pada situs-situs tertentu yang hanya mensupport Flash. Ketika mengakses situs tersebut untuk pertama kali, pengguna akan ditampilkan pilihan untuk mengijinkan menggunakan Flash dalam situs tersebut.

Google yakin dengan transisi dari Flash menjadi HTML5 ini, pengguna akan diuntungkan. Karena HTML5 diyakini lebih cepat, lebih aman, dan lebih hemat dalam penggunaan baterai dibandingkan dengan Flash.

Lutfi Hanafi Author

Author for borntonerd.com. Mainly writes reviews and news about apps, software, tech, movies, and TV series. Also writes about football and other stuffs at his personal blog.