Bagaimana Memilih VPN Terbaik Untuk Bisnis dan Personal4 min read

Dunia dimana teknologi berkembang secara pesat, membuat kita khawatir akan ancaman keamanan. Proteksi terhadap orang yang mencoba mengakses e-mail, akun bank kita, dan identitas kita semakin kesini semakin susah. Sekarang, semakin banyak organisasi, bisnis, bahkan individual terkena serangan keamanan dan kehilangan banyak data berharga akibat hal tersebut. Ambil contoh, ransomware yang bernama WannaCry kemarin menginfeksi sekitar 300 ribu mesin di lebih dari 150 negara.

Dengan bertambahnya akses Wi-Fi publik dan paket data semakin mudah dijangkau, orang-orang menjadi nyaman untuk bekerja dimanapun mereka berada, tetapi ini menjadi suatu masalah juga. Apalagi perusahaan yang mengijinkan karyawannya bekerja dari jarak jauh. Bagaimana mereka dapat mengamankan jaringannya? Kesalahan kecil dari karyawan dapat membuat seluruh perusahaan dalam resiko keamanan.
Jadi, bagaimana sobat born2nerd dapat berselancar di internet tanpa harus khawatir akan keamanan?

VPN Adalah Jawaban
Virtual private network (VPN) adalah teknologi yang mengijinkan kita menggunakan koneksi yang aman antara internet dan komputer kita. VPN dapat membuat browsing kita aman dan privat dari tempat manapun kita berada, dengan menyembunyikan lokasi sebenarnya kita berada dan data dari situs berbahaya.
Ketika kamu menggunakan VPN, kamu bisa akses e-mail dari Jakarta tetapi IP akan menunjukkan kamu mengaksesnya dari Jepang. Jadi, mengapa VPN sangat penting untuk bisnis kamu? Menggunakan VPN memberimu beberapa benefit:
– Mengamankan privasi kamu dengan menyembunyikan alamat IP-mu yang asli
– Menyediakan akses aman di koneksi Wi-Fi baik publik maupun privat
– Memberimu akses ke situs-situs yang disensor secara geografis
– Menjaga semua data pentingmu aman dan privat.

VPN Berbayar vs Gratis
Tentunya kamu bisa memilih gratis atau berbayar, tetapi nyatanya berlangganan ke penyedia VPN gratis malah membuat komputer kamu tambah dekat sama jurang keamanan. Ya, free proxies (proxy bebas) adalah salah satu jebakan dari penyedia VPN gratis. Ketika kamu ada di ranah bisnis dan ingin bisnismu berkembang, ada baiknya berinvestasi di VPN berbayar. Karena dengan VPN, kamu harus membayar untuk mengamankan datamu. Tidak ada jalan tembus buat itu (Semacam poskamling juga kita sekampung patungan bayar gaji mereka kan?).
Ini berarti bahwa jika kamu atau bisnis kamu masih kecil dan tidak punya dana untuk mendapatkan servis VPN, lebih baik jangan memakai VPN gratis — tidak untuk hape, tab, salah satu PC-mu, atau laptop. Lebih baik tunggu dulu sampai ada modalnya daripada malah diacak-acak bisnis kita.

Hal penting yang perlu kita perhatikan dalam memilih VPN antara lain:
1. Catatan lalu-lintas data (traffic logs)
Untuk menemukan penyedia VPN yang bagus, traffic logs adalah hal penting yang harus dipertimbangkan. Alasannya karena kita tidak mau orang selain kita menggunakan data kita, termasuk perusahaan penyedia VPN tersebut. Atas alasan tersebut, kita dapat mencari VPN yang memiliki kebijakan privasi yang tegas tidak menyimpan data traffic dan jangan lupa untuk membaca terms of service secara menyeluruh agar kita paham betul apa yang penyedia VPN lakukan terhadap data kita.

2. Kebutuhan personal
Tentunya semua bisnis dan individual adalah unik, mereka memiliki kebutuhannya masing-masing dengan budget masing-masing juga. Mungkin kamu berada di Singapura dan ingin mengakses website US tapi diblok, pastikan VPN pilihanmu memiliki server di US agar dapat mengakses situsnya. Atau mungkin kamu ingin tidak diketahui keberadaanmu dan bisa mengakses Wi-Fi di publik secara aman. Catat semua kebutuhanmu dalam memilih penyedia VPN dan memang akan terpakai semua fiturnya agar uang yang dikeluarkan tidak mubazir.

3. Protokol keamanan
Cari tahu terlebih dahulu apa protokol keamanan dari calon VPN pilihan kita. Beberapa protokol keamanan lebih canggih dan aman daripada yang lain. Mungkin kamu bisa memilih penyedia yang menggunakan OpenVPN atau SSTP. OpenVPN adalah salah satu protokol keamanan yang sudah terbukti kemampuannya. Kamu mungkin ingin menghindari protokol PPTP (Point-to-Point Tunnelling Protocol) karena protokol ini memiliki celah paling banyak diantara protokol keamanan lainnya.

4. Kapasitas data
Ketika memilih VPN-mu, kamu juga harus mempertimbangkan kapasitas data yang ditawarkan. Tentunya kita tidak mau tiba-tiba data sudah mencapai limit ketika kita butuh banget VPN waktu itu. Beberapa penyedia VPN menawarkan kapasitas tak terbatas, tetapi ada juga yang menuliskan batas limit data penggunaan VPN. Sesuaikan dengan kebutuhanmu dan bisnismu agar terhindar dari masalah dalam penggunaan VPN.

Walaupun banyak sekali penyedia VPN yang bagus bertebaran di internet, ada baiknya sebelum memilih kita melakukan riset terlebih dahulu agar pilihan kita adalah pilihan terbaik. VPN berbayar belum tentu juga terpercaya sehingga kita juga harus riset review-review VPN di dunia maya. Good luck dan semoga kalian mendapatkan VPN yang terbaik. Kalau kamu memiliki saran dan rekomendasi tentang VPN, boleh di share di kolom komentar.

Aditya Setiabudi Author

Once upon a time, I was a student. Now, I am an author of this website. I write about arts, culture, music, and technology reviews.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of